Apa itu Search Intent? Pahami dan Dominasi Halaman 1 Google

Search intent dan user experience telah dan akan selalu menjadi fokus Google. Pahami agar strategi SEO Anda berhasil.

Ingin website Anda muncul di halaman 1 pencarian Google? Maka wajib bagi Anda untuk memahami apa itu search intent.

Sejak update Google Hummingbird di 2013, posisi user intent dalam SEO menjadi semakin penting. Update-update selanjutnya juga memperkuat pengaruh dari user intent dan user experience di SEO.

Update algoritma Google

Lalu, seperti apa itu search intent? apa saja jenisnya? dan bagaimana cara menggunakannya untuk menaikkan rank website Anda?

Apa itu Search Intent?

Search intent adalah maksud pencarian, yaitu apa niat Anda ketika mengetikkan sebuah keyword atau query di kolom pencarian mesin pencari atau Google.

Misal, tujuan Anda saat mengetikkan keyword “obat sariawan anak” tentu berbeda dengan ketika mencari “aloclair plus gel anak” dan “beli aloclair plus gel”.

Contoh hasil search intent

Pada keyword pertama, Anda sedang mencari informasi awal tentang obat sariawan anak. Sedangkan pada keyword terakhir, Anda sudah bersiap untuk membeli dan mencari penjualnya.

Kenapa Search Intent Penting?

Panduan Penilaian Kualitas Pencarian Google terbaru jelas menunjukkan pentingnya intent dalam SEO.

kenapa search intenet penting dalam Google Rating Quality Guidelines

Dengan tahu apa tujuan akhir dari pencarian pengguna, Anda bisa menyusun konten Anda agar formatnya sesuai dengan intent tersebut. Hasilnya, ini akan membantu website Anda mendapatkan ranking 1 Google.

Jadi, bukan berlebihan jika dibilang strategi SEO Anda tak akan berhasil tanpa melibatkan intent pengguna.

Jenis-Jenis User Intent

Secara garis besar, 99% intent pengguna dari mesin pencari bisa digolongkan dalam 4 kategori: navigasi, informasi, komersial, dan transaksi.

Informasi

Information intent adalah niat untuk mendapatkan informasi tertentu lewat mesin pencari. 

Ini merupakan penggunaan paling umum. Kebanyakan pencarian pengguna bertujuan untuk mempelajari atau mendapatkan informasi.

Contoh, maksud ketika pengguna mengetikkan keyword “strategi content marketing” di kolom pencarian. Ini berarti Anda hendak belajar tentang strategi marketing berbasis konten.

Maka, hasil pencarian akan berisi informasi tentang strategi tersebut dan penerapannya.

information intent - strategi content marketing

Komersial

Commercial investigation intent adalah niat untuk melakukan investigasi atau riset yang bertujuan komersial.

Contoh, intent yang muncul ketika Anda mengetikkan keyword “hp 3 jutaan terbaik” pada mesin pencari. Ini berarti, Anda sedang menimbang dan mencari rekomendasi HP di harga Rp 3 juta-an.

Maka hasil yang muncul adalah rekomendasi dan review yang membantu Anda memilih handphone tersebut.

commercial investigation intent - hp 3 jutaan terbaik

Transaksional

Transactional intent adalah niat untuk melakukan tindakan atau aksi tertentu yang terkait dengan pembelian. Artinya, pengguna sudah berniat membeli dan hanya butuh tahu di mana atau bagaimana agar dapat melakukan transaksi tersebut.

Contoh, intent ketika Anda mengetikkan keyword “jasa publikasi media online”. Ini berarti Anda sudah paham tentang manfaat publikasi dan press release dan ingin menggunakan jasa tersebut.

Maka, halaman pencarian akan menampilkan hasil berupa website yang menyediakan jasa tersebut.

transactional intent - jasa publikasi media online

Navigasi

Navigation intent adalah niat menggunakan mesin pencari untuk menemukan alamat website tertentu. Ini biasanya karena pengguna terlalu malas untuk mengetikkan alamat website atau tidak yakin dengan url yang pasti.

Contoh, saat Anda terlalu malas untuk mengetikkan saungwriter.com atau ingin melihat akun instagram Deddy Corbuzier, tapi tidak yakin alamat url-nya.

Maka, Anda akan mengetikkan “saungwriter” atau “instagram Deddy Corbuzier”, lalu meng-klik hasil yang muncul.

navigation intent - hasil serp

Cara Menerapkan Search Intent

Tujuan memahami user intent adalah agar Anda dapat menyusun konten yang sesuai dengan kemauan pengguna.

Oleh karena itu, untuk memasukkan user intent ke dalam konten, caranya adalah dengan:

  1. melengkapi informasi sesuai kebutuhan pengguna. Gunakan prinsip 5W+1H dalam pembuatan konten Anda.
  2. menyusun format konten sesuai dengan format mayoritas yang ada pada halaman 1 Google untuk kata kunci tersebut. 

Contoh: mayoritas keyword berawalan “Cara …” akan memberikan hasil dalam bentuk langkah-langkah.

hasil SERP cara menulis artikel SEO

Maka, jika Anda membidik keyword tersebut, pastikan konten Anda berupa panduan, tutorial, langkah-langkah, dan semacamnya.

  1. Jawab pertanyaan yang muncul dalam bagian “People also ask”. Ini akan membantu konten Anda muncul dalam featured snippet Google.

User intent dan user experience akan semakin menjadi fokus Google ke depannya. Maka dari itu, mengintegrasikan search intent ke dalam konten Anda adalah keharusan jika Anda ingin website Anda menduduki halaman 1 Google.

Terapkan cara di atas dan lihat bagaimana hal tersebut membantu meningkatkan ranking website Anda.

Terimakasih sudah membaca konten kami

Saungwriter adalah agency jasa penulisan artikel untuk konten website sekaligus menyediakan layanan SEO expert untuk pengembangan bisnis di dunia Digital. Hubungi kami untuk konsultasi layanan di 0813-3283-8649

Artikel Lainnya

Tinggalkan komentar

two + 20 =

Isi Konten

Selamat Datang

Hubungi kami melalui kontak bantuan whatsapp dibawah.

Fast Respon

Bantuan Loker Penulis

Jam Operasional

Terimakasih Atas Kunjungannya...