Blog

Memanajemen Waktu Penulis

Ada banyak sekali cara memanajemen waktu yang telah diungkapkan oleh pakar, orang sukses, bahkan agama sekalipun. Lalu, sudahkah Anda memanajemen waktu Anda...

Written by Saung Writer · 4 min read >
Freelance Happy

Ada banyak sekali cara memanajemen waktu yang telah diungkapkan oleh pakar, orang sukses, bahkan agama sekalipun. Lalu, sudahkah Anda memanajemen waktu Anda dengan benar? Ingat, waktu yang berlalu tak akan pernah bisa terulang kembali.

Meski ada banyak sekali konsep mengatur waktu yang bisa diikuti, banyak orang masih mengeluhkan susahnya membagi waktu. Hal ini pun berlaku untuk Anda yang sekarang ini menjadi penulis freelance. Memiliki pekerjaan paruh waktu berarti menuntut Anda untuk semakin pintar dalam mengatur waktu. Dengan begitu, semua pekerjaan bisa terselesaikan tepat waktu.

Dari sekian banyak konsep mengatur waktu, berikut ini ada beberapa tips yang mungkin berguna untuk Anda.

1. Pahami Alasan Mengapa Anda harus Menulis

Menajemen Waktu Penulis Freelance

Poin pertama adalah temukan alasan mengapa Anda harus menulis. Apa pun alasan yang terlintas dalam benak Anda, entah itu alasan keuangan atau yang lainnya. Anda harus sadar bahwa keputusan untuk menjadi penulis bukan keputusan sepele. Anda akan bekerja dengan orang lain. Itu artinya akan ada orang yang dirugikan jika Anda tidak bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.

Setelah Anda mengetahui alasan mengapa Anda harus menulis, selanjutnya Anda akan tahu bagaimana cara menyelesaikannya. Anda akan mulai menyusun deadline-deadline Anda sendiri. Membagi tugas antara tanggung jawab utama dengan tanggung jawab sampingan hingga semuanya selesai tepat pada waktunya.

Setelah memutuskan untuk menjadi penulis freelance, Anda mungkin tak mempunyai banyak waktu luang seperti teman-teman yang lainnya. Anda tak bisa leluasa pergi bersama teman-teman. Bahkan, Anda mungkin harus tidur lebih larut atau bangun lebih pagi demi menyelesaikan tanggung jawab tambahan Anda ini. Apa pun kesulitan yang Anda alami, Anda tetap mempunyai alasan mengapa Anda harus menulis. Ini akan jadi pegangan yang kuat untuk tetap menulis.

2. Tentukan Skala Prioritas

Manajemen Waktu Penulis

Karena mempunyai tugas ganda, Anda harus pintar mengatur pekerjaan apa yang jadi prioritas. Anda harus bisa membedakan apa itu tugas penting dan apa itu tugas mendesak. Manakah yang harus didahulukan antara tugas penting dan tugas mendesak?

Tugas penting memang harus dan wajib dikerjakan. Akan tetapi, jika ada tugas yang mendesak dan akan ada orang yang dirugikan jika kita tidak menyelesaikannya, pilihlah tugas mendesak untuk dikerjakan lebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa mengerjakan tugas penting yang tadi sempat tertunda.

Dalam setiap hari, Anda harus menentukan pekerjaan apa yang menjadi prioritas Anda. Setelah itu, Anda bisa menentukan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu dan mana yang bisa ditunda. Selanjutnya, Anda bisa menyusun jadwal harian berdasarkan skala prioritas yang telah dibuat.

3. Buat To do List Setiap Hari

Manajemen Prioritas

Cara memanajemen waktu yang juga sangat penting adalah membuat to do list. Daftar ini harus Anda buat setiap hari. Setidaknya, setiap malam sebelum tidur, Anda bisa membuat pekerjaan apa saja yang akan Anda kerjakan esok hari. Anda bisa menuliskannya pada sticky note lalu tempel di tempat yang mudah dilihat. Saat bangun tidur nanti, Anda akan tahu pekerjaan apa yang wajib Anda lakukan pada hari tersebut.

To do list ini juga bisa membuat Anda untuk lebih fokus pada tanggung jawab harian. Daftar pekerjaan sebenarnya bisa dibuat per minggu. Namun, akan lebih efektif jika daftar pekerjaan dibuat harian. Jadi, waktu Anda pun lebih terstruktur setiap harinya. Anda pun jadi tugas-tugas apa yang mesti diselesaikan pada hari tersebut.

Jika Anda adalah tipe orang yang praktis dan susah untuk membuat catatan, setidaknya Anda sudah mempunyai angan-angan tentang apa yang akan dilakukan esok hari. Setiap menjelang tidur, pikirkan pekerjaan apa saja yang akan Anda kerjakan lengkap dengan waktunya. Ini juga cukup efektif, terutama jika Anda bisa mengingat dan mematuhi apa yang sudah Anda rencanakan.

Setelah mengetahui pentingnya membuat to do list, selanjutnya pekerjaan apa yang harus Anda tulis dalam daftar tersebut? Jawaban dari pertanyaan ini berkaitan dengan skala prioritas Anda. Dahulukan pekerjaan yang menurut Anda lebih mendesak untuk dikerjakan. Jika tidak ada pekerjaan yang mendesak, dahulukan pekerjaan yang menurut Anda paling berat untuk dikerjakan. Setelah menyelesaikan tugas yang paling berat, pekerjaan selanjutnya bisa dikerjakan lebih cepat.

4. Jauh-Jauh dari Media Sosial

Jauhi Media Sosial

Saat sedang bekerja, jauh-jauh dari media sosial. Dari sekian banyak gangguan dalam melakukan aktivitas, gangguan terbesar datang dari media sosial. Sekali membuka media sosial, Anda akan menghabiskan banyak waktu tanpa Anda sadari. Ada semua hal yang Anda sukai di medsos. Itulah mengapa akan selalu menyenangkan membuka instagram atau twitter meski hanya scrolling.

Lebih parahnya lagi, sebagai penulis freelance, kadang susah untuk tidak mengakses media sosial. Pekerjaan kita sendiri selalu terhubung dengan internet. Godaan untuk membuka media sosial selalu lebih tinggi. Awalnya hanya berniat untuk mendengarkan youtube. Tanpa sadar, bukannya didengarkan sebagai teman menulis, kita justru asyik menontonnya. Ini juga yang saya rasakan.

Untuk mengatasi hal ini, diri kita sendirilah yang bisa mengontrolnya. Saat jenuh menulis, tak apa membuka media sosial sekadar untuk hiburan dan mengumpulkan mood. Akan tetapi, tetap ada pengaturan waktu yang harus ditaati. Jangan sampai lupa waktu.

5. Jangan Menunda Pekerjaan yang Bisa Dikerjakan Sekarang

Jangan Menunda

Menunda pekerjaan memang bukan hal yang baik. Apa yang bisa dikerjakan sekarang, kerjakanlah saat ini juga. Jangan menunggu besok atau besoknya. Mengapa? Karena sebagai penulis freelance, job menulis datang sewaktu-waktu. Jika Anda sudah mengerjakan pekerjaan utama sesuai jadwal, Anda tentu bisa mengambil lebih banyak job tulisan. Siapa yang akan untung? Tentu Anda sendiri.

Sayangnya, untuk melakukan hal ini, butuh tekad yang kuat. Kita sering lalai dengan kebahagiaan yang sesaat. Main game, nonton film, atau hal-hal menyenangkan ini sering kali jadi alasan untuk menunda pekerjaan. Tak hanya Anda, saya pun merasakan hal yang sama. Untuk itu, yuk lebih konsisten untuk menghargai waktu. Kurangi sikap menunda-nunda pekerjaan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

6. Jangan Mengeluh

Jangan Mengeluh

Mengeluh menyebarkan segala efek negatif dalam keseharian Anda. Sebagai seseorang yang mempunyai pekerjaan sampingan, Anda tentu sadar bahwa waktu yang Anda miliki tak sefleksibel orang lain. Jangan per buruk posisi Anda dengan mengeluh. Kerjakan apa yang bisa dikerjakan sekarang. Tak perlu memikirkan hal-hal yang justru memberatkan kita.

Pekerjaan sampingan sebagai penulis bukan pekerjaan yang mudah. Menulis membutuhkan mood yang bagus. Mengeluh akan menjadi penghalang utama untuk bisa menghasilkan tulisan yang bagus. Dengan mengeluh, setidaknya ada 10 detik waktu yang terbuang untuk sekedar menghela napas. Belum lagi mood pun menjadi hilang.

Meski begitu, sebagai manusia biasa, wajar sekali jika kita mengeluh. Tak apa. Akan tetapi, mari kita mulai untuk lebih sedikit mengeluh. Ingat-ingat lagi alasan mengapa kita harus menulis. Jangan pernah merasa paling menderita karena itu hanya akan menguras tenaga, waktu, juga emosi.

7. Luangkan Waktu untuk Bahagia

Jangan Lupa Bahagia

Menjadi penulis freelance mungkin membuat Anda lebih sibuk dari teman-teman Anda. Sekarang ini, Anda tak bisa langsung menjawab “Iya” jika ada teman yang mengajak berkumpul. Di kepala Anda, ada list artikel yang harus segera diselesaikan. Jangan bersedih. Anda tetap berhak untuk bahagia.

Setelah lelah melakukan segala pekerjaan, Anda wajib membayar kerja keras Anda. Luangkan waktu untuk bahagia. Setidaknya, dalam satu minggu, Anda punya satu hari untuk melakukan hal-hal yang Anda sukai. Jangan terlalu memforsir diri untuk melakukan banyak pekerjaan. Anda juga perlu membahagiakan diri sendiri. Ini baru bisa dinamakan sebagai hidup yang seimbang.

Memberikan hadiah untuk diri sendiri sangat penting untuk menjaga semangat Anda. Sekadar waktu untuk nonton, segelas kopi mahal, atau apa pun itu, usahakan untuk tetap menyayangi diri sendiri.

Demikian adalah cara memanajemen waktu yang bisa Anda lakukan sebagai penulis freelance. Mulai sekarang, mari lebih menghargai waktu. Sebagai penulis freelance, keahlian mengelola waktu bisa membuat kita lebih mudah dalam melalui hari.

Lakukan 7 cara di atas untuk membuat hari Anda berlalu dengan menyenangkan meski banyak pekerjaan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.  

Written by Saung Writer
Jika anda membutuhkan jasa penulis artikel SEO bisa segera hubungi kami :) Profile
Membuat Konten Berkualitas

Cara Membuat Artikel

Saung Writer in Blog
  ·   6 min read
cara membuat website gratis

Cara Membuat Website

rama in Blog
  ·   6 min read
Manfaat Storytelling untuk Copywriting

Storytelling Untuk Copywriting

Saung Writer in Blog
  ·   3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo
Ada yang bisa dibantu?
Powered by