4 Contoh Landing Page, Pengertian, Fungsi, Struktur & Tips

Pengertian Landing Page

Dalam sebuah website, ada banyak sekali elemen yang harus kamu perhatikan. Ada home page, IP address, hosting, domain, dan masih banyak lagi termasuk adalah landing page. Landing page menjadi adalah satu elemen pada website yang sangat penting untuk memperoleh konversi yang diinginkan.

Jika landing page yang dibuat semakin bagus, kesempatan untuk memperoleh konversi yang kamu inginkan pun semakin besar. Nah, buat kamu yang belum tahu apa itu landing page dan mungkin dari tadi sedikit bingung, coba simak ulasan berikutnya sampai habis.

Pengertian Landing Page

Pengertian Landing Page

Landing page merupakan halaman yang didesain secara khusus agar user mengklik sesuatu terlebih dahulu sebelum membukanya. Selain di website, beberapa platform seperti email, sosial media, iklan berbayar, dan lain sebagainya juga memanfaatkan elemen ini. Dengan adanya elemen ini, user akan secara otomatis diarahkan pada halaman yang lebih spesifik.

Pembuatan landing page ini dibuat secara terpisah, meski masih berada dalam satu website yang sama. Dengan begitu, diharapkan user tidak terdistraksi dengan menu lain yang ada pada website tersebut. Jika dibandingkan dengan home page yang bersifat umum, landing page ini lebih spesifik.

Tombol yang ada pada halaman landing page umumnya juga hanya satu. Agar lebih mudah memahami, halaman ini memiliki beberapa karakteristik atau struktur yang mudah untuk dikenali. Karakteristik tersebut seperti halnya:

  • Halaman website memiliki fungsi lebih khusus
  • Mendorong user untuk segera melakukan proses pembayaran atau lebih fokus pada suatu produk
  • Mengajak user untuk melakukan fungsi-fungsi tertentu, seperti mengisi formulir, membeli produk, dan lain-lain

Jenis-Jenis Landing Page

Jenis Landing page

Secara umum, page konversi terbagi ke dalam dua jenis, yaitu lead generation dan click through. Masing-masing jenis ini memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, kamu dapat melihat informasi di bawah ini.

1. Lead generation

Landing page jenis ini memungkinkan user untuk melakukan konversi secara langsung tanpa harus berpindah ke halaman lain. Tombol CTA yang digunakan mada landing page ini dirancang secara khusus untuk mengumpulkan lead secara langsung.

Dengan tampilan seperti ini, lead generation lebih cocok digunakan untuk penawaran yang tidak beresiko. Akibatnya, user tidak perlu lagi segan untuk melakukan konversi sesuai yang kamu inginkan. Tampilan lead generation juga cenderung lebih jelas, singkat, dan juga menarik.

2. Click through

Click through merupakan jenis landing page yang sering digunakan dalam e-commerce atau web yang menggunakan model marketing B2C. Click through memungkinkan user untuk memperoleh detail dan informasi suatu penawaran atau produk lebih banyak. Jenis page ini biasanya akan selalu meminta user untuk melakukan pengisian formulir.

Pada jenis ini, halaman landing page juga dilengkapi dengan tombol CTA yang akan terhubung secara langsung dengan halaman transaksi atau registrasi. Dengan informasi produk dan layanan yang lengkap, user biasanya akan cenderung lebih yakin untuk mengklik tombol CTA yang ada pada halaman tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Website

Fungsi Landing Page

Landing Page memiliki banyak manfaat dalam membangun sebuah web. Meski hampir mirip dengan halaman web, tetapi landing page lebih efektif jika digunakan untuk meningkatkan engagement konversi maupun user. Dengan begitu, pendapatan bisnis kamu akan mengalami peningkatan.

Secara umum, ada dua fungsi landing page. Yang pertama, dapat digunakan untuk mengumpulkan data leads atau yang biasa disebut pengunjung potensial. Pengunjung potensial inilah yang kemudian dijaga dan diharapkan akan melakukan pembelian pada masa yang akan datang.

Selain itu, landing page juga berfungsi untuk mempercepat proses transaksi. Sebab, halaman ini memiliki distraksi yang kecil dari tombol navigasi atau menu lainnya. Dengan kata lain, pengunjung akan diberikan jalan khusus untuk mengakses layanan atau produk yang akan dibeli.

Landing page juga banyak digunakan untuk mendorong kampanye, email marketing, memasang iklan, dan lain sebagainya. Selain dua fungsi di atas, halaman ini juga dapat digunakan user untuk mengikuti CTA, seperti:

  • Registrasi
  • Download ebook
  • Klaim penawaran
  • RSVP event tertentu
  • Mempelajari jasa atau produk baru
  • Registrasi untuk memperoleh demo atau trial

Contoh Landing Page

Contoh Landing Page

Sedari tadi sudah dibahas mengenai pengertian, fungsi, dan beberapa informasi lain terkait landing page. Akan tetapi, jika tidak dibarengi dengan contoh rasanya pembahasan kurang lengkap dan mantap. Nah, berikut adalah beberapa contoh landing page yang apik dan juga inspiratif.

Bisnis properti

Bisnis properti

Airbnb merupakan salah satu platform untuk menyewa properti yang cukup terkenal. Bahkan, belum lama ini Airbnb telah melebarkan sayapnya ke bisnis kuliner, touring, konser, dan pengalaman wisata.

Pada landing page Airbnb, kamu dapat mengecek perkiraan uang yang dapat kamu peroleh saat hendak menyewakan properti melalui Airbnb. Menu ini dapat ditemukan pada sisi kanan halaman web Airbnb.

Produk kosmetik

Produk kosmetik

Produk-produk kosmetik mungkin sangat familiar bagi para perempuan. Salah satu platform yang menjual produk kosmetik dengan menggunakan konsep landing page adalah Marcks Cosmetic.

Pada halaman awal website ini akan ditampilkan perkenalan produk dari Marcks. Landing page pada web ini terbilang cukup simpel. Akan tetapi, secara konten memang kurang sedikit persuasif.

Web hosting

Web hosting

Landing page inspiratif yang dapat kamu temukan di platform web hosting ada di website Hoster. Hoster menggunakan beberapa landing page untuk memaksimalkan website yang mereka miliki. Ada halaman khusus penjualan hosting, penjualan domain, dan masih banyak lagi.

Toko online

Toko online

Salah satu toko online yang memiliki konsep landing page apik dan kreatif adalah Lazada. Landing page Lazada ini akan mengkategorikan setiap produknya dengan kamera mirrorless. Dengan menggunakan konsep landing page yang seperti ini, optimasi SEO dapat dimaksimalkan dengan baik.

Bagaimana? Apakah setelah melihat beberapa contoh di atas keinginan kamu untuk membuat landing page semakin besar? Jika iya, sudah saatnya kamu mulai membuat landing page pada website yang kamu punya.

Cara Membuat Landing Page Beaver Builder

Cara pembuatan landing page sendiri sangatlah banyak. Namun, pada pembahasan kali ini, hanya akan dibahas mengenai cara pembuatan landing page melalui WordPress saja.

WordPress sendiri menyediakan plugin yang dapat memungkinkan kamu untuk mengedit, membuat, atau merubah tata letak tampilan website tanpa menggunakan coding. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menarik elemen-elemen tersebut pada posisi yang diinginkan.

Pada WordPres, ada beberapa plugin yang dapat kamu manfaatkan untuk membuat landing page gratis. Salah satunya adalah Beaver Builder. Adapun langkah-langkah membuat landing page dengan menggunakan plugin ini adalah:

  1. Pasang dan aktivasi plugin Beaver Builder, kemudian buka menu setting untuk melakukan konfigurasi
  2. Klik tombol “Enter License Key” dan masukkan kode license key yang diperoleh dari akun yang sudah kamu buat
  3. Buka menu “Page”, lalu klik “Add New” untuk membuat landing page yang pertama
  4. Pilihlah page builder yang kosong atau template full width pada kolom “Page Attributes” yang terletak di sebelah kanan
  5. Pada kolom judul, tulis judul landing page, kemudian klik “Save”
  6. Jika hendak membuka editor Beaver Builder, klik tab “Beaver Builder” yang terletak di sebelah atas post editor
  7. Klik tombol “Add” yang terletak di pojok kanan atas untuk mengubahnya menjadi tab template
  8. Pilih salah satu template yang cocok untuk landing page kamu
  9. Pilih poin-poin yang hendak kamu tampilkan di landing page. Jika memungkinkan, lakukan beberapa perubahan dengan cara mengeditnya
  10. Masuk ke tab “Module” untuk mengganti warna background, teks, gambar, tombol, heading, dan lain sebagainya

Tips Membuat Landing Page

Agar landing page dapat berfungsi secara optimal, kamu tentu memerlukan beberapa tips khusus. Tips tersebut di antaranya adalah:

  • Tentukan poin yang akan ditonjolkan pada bisnis kamu dan letakkan objek di sebelah kiri
  • Jika bermaksud mengajak user untuk bergabung dalam program yang kamu buat, tampilkan foto interaksi dengan manusia
  • Buatlah kolom isian formulir dengan singkat agar keinginan user untuk mengisi formulir meningkat

Beberapa platform yang telah berhasil menggunakan landing page juga memberikan beberapa tipsnya dalam membuat landing page. Seperti apa tipsnya? Simak informasi berikut!

Tips membuat landing page ala Neil Patel

Neil Patel merupakan seorang marketer dan penulis yang cukup berpengaruh di dunia. Neil menyajikan beberapa tool untuk marketing dan mengoptimalkan performa website bisnisnya. Pada halaman websitenya, Neil menggunakan landing page bertipe lead generation.

Adapun tips yang diberikan Neil Patel dalam membuat landing page adalah:

  • Buat headline yang padat, singkat, tetapi menjanjikan
  • Lampirkan URL halaman term of service dan privacy policy
  • Berikan keterangan tambahan pada bagian bawah untuk menghindari tuduhan penipuan
  • Landing page dibuat dengan ilustrasi yang unik, simpel. dan menarik
  • Berikan ilustrasi lucky wheel atau berbagai jenis game lainnya agar pengunjung semakin tertarik untuk mengikuti penawaran

Tips membuat landing page ala Uniqlo

Selain Neil Patel, ada juga tips pembuatan landing page dari uniqlo, brand pakaian internasional yang sangat populer. Uniqlo sendiri konsisten menggunakan landing page dengan nuansa simpel dan latar belakang putih. Tak lupa untuk memberikan logo pada bagian atas dan kolom untuk mengisi email.

  • Tips yang diberikan oleh Uniqlo dalam membuat landing page di antaranya adalah:
  • Tampilan landing page disesuaikan dengan branding usaha yang kamu miliki
  • Jika diperlukan, kamu dapat mengadaptasi opsi laki-laki dan juga perempuan yang ada di Uniqlo
  • Tampilkan logo pada landing page yang sederhana agar lebih mudah diingat
  • Berikan pelanggan opsi promosi agar pelanggan hanya dapat memperoleh info yang paling relevan

Kesimpulan dan Penutup

Dalam sebuah website, landing page umumnya digunakan untuk strategi marketing, sehingga user tertarik untuk mengetahui atau membeli produk yang sedang ditawarkan. Landing page dibuat lebih spesifik dibandingkan home page guna memaksimalkan fungsi dan tujuannya. Ada dua jenis landing page yang dapat kamu gunakan, yaitu lead generation dan click through.

Baca juga:

Untuk dapat memaksimalkan penggunaan landing page, sebaiknya kamu menerapkan beberapa tips di atas. Kamu juga dapat mencari inspirasi dari platform-platform pengguna landing page yang sudah terkenal dan sukses. Dengan landing page yang bagus, pengunjung tidak hanya mengunjungi web dan melihat produk yang kamu jual, melainkan juga akan segera membelinya.

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar

Subscribe Guys

Dapatkan update artikel terbaru & penawaran menarik dari Saungwriter.com