Mardigu Wowiek : Businessman, Motivator, dan Aktivis Sosial

Bukan karena kaya mereka aneh, Mereka aneh karena itu mereka kaya

Mardigu Wowiek Prasantyo atau biasa dikenal sebagai Mardigu WP atau mardigu sontoloyo atau bosmen sontoloyo merupakan pengusaha multi talenta yang cukup misterius. Dia menguasai banyak bidang bisnis, mulai dari energi, perbankan, investasi, dan cryptocurrency. Ia juga merupakan pakar geo-economics dan ekonomi makro, terutama teori modern monetary yang beberapa tahun cukup sering Mardigu sampaikan.

Mardigu merupakan pribadi yang menyukai permainan kognitif, logika dan mathematics. Ia bukanlah seorang businessman biasa, Mardigu selalu membuat keputusan dan pertimbangan berdasar pada data, informasi, dan teori multi disiplin. Ia adalah laplace-nya dunia bisnis tanah air.

Publik mungkin mengenal Mardigu sebagai sosok anti-mainstream, namun Ia adalah pribadi yang selalu bertindak pada hal paling mendasar. Mardigu adalah seorang yang selalu diekspos karena karya, ide, dan gagasannya yang cemerlang. Berikut beberapa sisi dari Mardigu WP yang begitu menginspirasi publik.

Pakar Bisnis, Geopolitik, dan Terorisme

Mardigu merupakan businessman dan pengajar dengan kemampuan yang sangat lengkap. Tidak hanya berhasil membangun bisnis di hampir semua sektor potensial, Ia juga memiliki pandangan yang sangat luas dalam dunia geopolitik internasional serta extra ordinary crime terorisme.

Mardigu mengawali karir profesionalnya sebagai seorang treasury manager di Panin Bank pada 1990, kemudian sebagai direktur di Megasino Investama hingga 1999. Ia juga aktif mengajar di Sekolah tinggi Intelijen Nasional dan Staf Ahli Kemenhan hingga sekarang.

Bahkan ketertarikannya pada dunia UMKM mendorongnya untuk membuat platform khusus investasi terbuka secara virtual PT Santara Daga Inspiratama atau santara.co.id. Dengan ini, Mardigu telah membuka jalan bagi para pengusaha mudah untuk mendapatkan investor dengan lebih mudah.

Selain sebagai pebisnis handal, Mardigu juga merupakan ahli ekonomi makro, geopolitik dan terorisme. Ia sempat menimba ilmu di San Francisco State University dan berhasil menyelesaikan studi masternya di bidang Criminal Mind Forensic Investigator. Di dunia profesional, Mardigu juga dikenal sebagai ahli micro expression

Dari Sontoloyo hingga Bossman

Mardigu Wowiek memiliki banyak julukan yang cukup dikenal publik dan belakangan viral. Gelar “Sontoloyo” Ia dapat atas sikap dan pemikiran kritisnya pada masa kanak-kanak. Mardigu kecil sempat beberapa kali mengacaukan acara pengajian yang dipimpin Kakeknya sendiri.

Ketika berusia 10 tahun, Ia mengajukan pertanyaan tidak biasa pada Sang Kakek karena Mardigu merasa ada yang tidak pas dengan logika ceramah yang disampaikan di depan jamaah. Sontak Sang Kakek marah dengan berteriak “Sontoloyo!” pada Mardigu. Kemudian gelar ini tetap melekat padanya hingga sekarang.

Tidak hanya “Sontoloyo”, Mardigu juga dikenal sebagai pemimpin bertangan dingin. Hal ini membuat para bawahannya yang kesal sekaligus kagum memanggilnya “Bossman”. Julukan ini berasal dari sikap bossy yang kerap ditunjukkannya pada para bawahan.

Namun, jiwa sontoloyo dan bossman seorang Mardigu-lah yang membawanya ke puncak kesuksesan sebagai pengusaha. Ia pernah berkata:

Manusia selalu memandang hal yang sama namun masing-masing memiliki perspektif berbeda. Itulah kekuatan cara berpikir.”

Ia berani mengambil langkah besar dengan ide-idenya yang original dengan kekuatan cara berpikirnya. Inilah sisi terkuat Mardigu yang selalu membawa semua usahanya menuju kesuksesan. Selalu mandiri dan bangga akan hasil dari hasil usahanya sendiri. Berdikari, berdaulat atas gagasan dan tindakan.

Mardigu WP : It’s Time for Modern Monetary !

Mardigu dikenal sebagai penganut modern monetary theory yang sangat vokal pada publik. Ia kritis terhadap Pemerintah dan dunia bisnis yang terlalu bergantung pada Dollar. Dalam teori yang dianutnya, seharusnya Indonesia tidak perlu bergantung lagi pada mata uang asing dan mampu berdaulat dengan mata uangnya sendiri.

Ia selalu menyampaikan sistem baru ini di setiap kesempatan, termasuk di channel Youtubenya sendiri. Salah satu kalimat yang cukup keras sebagai bentuk keresahannya, yakni:

Hancurkan sistem yang ada, sebelum dihancurkan oleh lawan dan musuh. Kemudian bangunlah sebuah sistem yang lebih kuat.”

Ini merupakan peringatan bahwa Indonesia saat ini sedang berjalan diatas jembatan kaca yang akan pecah sewaktu-waktu. Mardigu selalu mendambakan ekonomi Indonesia yang kuat serta tidak bergantung pada pihak eksternal mana pun. 

Untuk mewujudkan cita-citanya, Mardigu akhirnya merilis platform investasi emas digital dinaran.id. Dengan motto “Setiap rupiah Anda ada emas senilai uang Anda“, perusahaan ini diharapkan dapat menjadi alat transaksi baru yang anti-inflasi karena didasarkan pada emas asli yang telah didepositokan.

Penulis Buku Best Seller dan Motivator

Mardigu bukanlah pribadi yang pelit dalam berbagi ilmu pengetahuan. Ia mengunjungi berbagai tempat untuk membagikan pengalaman serta metode berbisnisnya. Ia mencoba memotivasi masyarakat untuk bangkit dan membangun ekonomi yang lebih baik di masa depan.

Bagi Mardigu, “Ide itu murah, bahkan Anda tidak perlu membayar. Namun, ada alasan klasik seperti modal dan waktu terkadang menjadi penghalang terwujudnya ide-ide yang luar biasa.”

Untuk memudahkan semua gagasannya dapat dipelajari oleh masyarakat luas, Ia sering membukukan pemikirannya. Sampai saat ini Mardigu sudah merilis banyak karya, dan beberapa telah menjadi nasional best seller seperti “Sadar Kaya”, “Pengusaha Nggak Ada Matinya”, dan “Berani Kaya”. Semua buku ini bisa Anda dapatkan di bukumardigu.com atau di toko buku terdekat.

Semua pemikiran yang Ia bukukan merupakan benih dan trigger bagi masyarakat, serta generasi pemimpin masa depan. Mardigu tidak segan menyiram orang dengan informasi dan fakta yang sering kali tidak diungkap di depan publik. Hanya demi satu tujuan, yakni membangunkan kita dari tidur dan mimpi, serta segera menghadapi realita. 

Businessman dan Aktivis Kesejahteraan Sosial

Sebagai seorang sedikit dari triliuner yang dimiliki Indonesia dan mengelola lebih dari 32 perusahaan. Mardigu selalu menyisihkan waktunya yang sempit untuk kegiatan sosial sebagai bentuk baktinya pada NKRI. Ia mendonasikan sejumlah besar dana di lembaga naungannya sendiri, Rumah Yatim Indonesia di Bandung.

Lembaga non-profit ini telah menjamin kehidupan lebih dari 10000 santri dari seluruh Indonesia. Rumah Yatim Indonesia memiliki sasaran program yang jelas, yakni meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga santri, dan sebagai lembaga amil zakat.

Satu dari sekian banyak langkah Mardigu Wowiek di “meja catur” permainan dunia untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa agar mampu mempertahankan kedaulatan NKRI di masa depan. Namun, saat ini Ia tidak lagi berjuang sendirian sebagai single fighter dalam mendobrak sistem. Hingga hari ini, pemikiran Mardigu telah membuat sebagian publik untuk ikut bergerak.

Media Sosial Mardigu WP

Desclaimer: Informasi ini kami dapatkan dari buku yang beliau (mardigu WP) tulis dan juga dari internet. Kami tidak menjamin 100% keakuratan data pada artikel ini, kebenarannya hanya mardigu saja yang tahu.

Dicari dengan keyword:

  • Mardigu Wowiek
  • Mardigu Sontoloyo
  • Biodata Mardigu
  • Biografri Mardigu WP
  • Bossman Sontoloyo

Tinggalkan komentar