Cara Membuat Artikel di Blog: Panduan Lengkap untuk Pemula

Cara membuat artikel sepertinya sederhana. Namun, tidak semua orang bisa menulis artikel yang menarik, baik bagi manusia maupun mesin pencari.

Dalam dunia blogging, jika ingin artikel Anda sampai ke hadapan pembaca, Anda harus bersaing dengan ribuan artikel lainnya.

Apakah mungkin artikel Anda bisa sampai ke pembaca?

Coba jawablah pertanyaan tersebut dengan jujur.

Jika masih merasa tidak yakin, itu berarti Anda masih perlu belajar cara membuat artikel blog.

Ini juga menjadi alasan pembahasan hari ini sangat penting. Cara membuat artikel untuk website atau blog perlu dilatih.

Anda tidak cukup hanya dengan menguasai berbagai teknik menulis.

Agar artikel bisa menjangkau pembaca, selain memprioritaskan artikel yang bermanfaat untuk pembaca, Anda juga perlu memastikan bahwa artikel juga baik untuk mesin pencari.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan? Mari kita mulai dengan membaca artikel ini sebagai referensi.

Wajib: Mindset Penulis Artikel Blog

cara membuat artikel blog

Apa tujuan Anda membuat blog?

Masing-masing kita pasti memiliki jawaban sendiri.

Di antara jawaban tersebut, pasti ada salah satu jawaban ini di kepala Anda.

  • Menyalurkan hobi
  • Memberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca
  • Menambah penghasilan

Apa pun tujuannya, Anda pasti berhasil. Syaratnya adalah artikel benar-benar sampai kepada pembaca dan pembaca pun menyukainya.

Untuk memastikan artikel sampai ke pembaca, Anda mungkin membutuhkan usaha ekstra, terutama jika selama ini Anda jarang menulis artikel blog. Kita bisa mulai dengan memahami cara membuat artikel blog.

Kita tentu paham bahwa membangun blog bukan usaha yang mudah. Meski begitu, bukan berarti kita tidak bisa mewujudkannya. Kita hanya perlu usaha dan keseriusan untuk membangun blog yang sukses.

Setidaknya, hari ini Anda sudah mengambil langkah untuk menggapai tujuan tersebut. Mari kita jaga terus semangat tersebut.

Cara membuat artikel dimulai dengan menanamkan mindset berikut.

1. SEO itu Penting, tetapi Jangan Terpaku

Mindset ini penting untuk ditanamkan dalam diri Anda. Karena Anda sudah menaruh minat di penulisan blog, istilah SEO friendly mungkin sudah sering didengar.

Search Engine Optimization memang sebuah konsep yang rumit. Sama seperti cara membuat artikel, Anda harus mempelajarinya secara bertahap.

Saat Anda baru saja memulai untuk membangun blog, terpaku dengan SEO hanya akan membuat Anda tak bergerak. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, konsep rumit ini tak bisa ditelan semua dalam satu malam.

Jadi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah jangan terpaku dengan SEO. Akan tetapi, di sisi lain, Anda juga tidak boleh mengabaikannya.

Lalu, bagaimana solusinya?

Sambil pelan-pelan belajar tentang SEO, Anda bisa menggunakan plugin SEO, seperti YOAST. Plugin ini cukup memberikan indikator apakah artikel Anda berkualitas menurut mesin pencari.

Anda cukup memenuhi standar yang ada di plugin SEO tersebut. Dengan begitu, meski masih pemula, setidaknya Anda sudah bisa membuat artikel yang SEO friendly.

Selanjutnya, terus pelajari terkait SEO. Ke depan, Anda pun bisa mengoptimasi blog dan artikel agar bisa berada di halaman pertama mesin pencari.

Baca juga : Cara Setting Artikel SEO di Plugin YOAST

2. Riset, Riset, Riset

Anda pasti tidak ingin informasi yang dibagian ternyata salah, bukan? Maka dari itu, Anda perlu melakukan riset.

Pertama-tama, riset digunakan untuk mencari topik yang ingin dibahas. Riset juga berfungsi sebagai dasar untuk cara membuat artikel yang berkualitas.

Bagaimana cara melakukan riset?

Pertama, pahami karakter pembaca.

Saat pertama kali membuat blog, Anda pasti sudah memikirkan siapa target pembaca blog Anda.

Misalnya, berdasarkan usia, ada anak-anak, remaja, atau orang tua. Dari sisi gender, ada laki-laki dan perempuan. Dari sisi status sosial, ada kalangan menengah atau kelas atas.

Target pasar yang berbeda membutuhkan teknis penyampaian informasi yang berbeda pula. Untuk usia, misalnya, bahasa yang digunakan pun berbeda antara anak muda dengan orang tua.

Nah, sebelum lebih jauh melakukan riset, pahami dulu bagaimana karakter pembaca blog Anda. Semakin spesifik target pasar, semakin mudah untuk mencari topik dan membuat artikel yang bagus.

Kedua, cari topik yang akan dibahas.

Usai memahami bagaimana karakter pembaca, Anda akan lebih mudah untuk menentukan topik. Hal ini menjadi satu kesatuan untuk cara membuat artikel yang bagus.

Anda bisa memulai dengan menulis topik-topik yang dekat dengan pembaca blog Anda. Buatlah daftar apa yang mereka minati. Setelah itu, kumpulkan keyword sesuai dengan topik tersebut.

Ketiga, kumpulkan bahan untuk membuat artikel yang berkualitas.

Anda mungkin ahli di satu bidang. Namun, belum tentu ahli di bidang lainnya. Sementara itu, pembaca Anda membutuhkan informasi yang mungkin tidak Anda kuasai.

Lalu, apakah Anda menyerah untuk membuat artikel yang diinginkan pembaca?

Tentu saja tidak.

Supaya bisa membuat artikel yang bagus, Anda perlu riset. Tak hanya untuk topik yang belum dikuasai, untuk topik-topik yang sudah Anda kuasai pun, Anda tetap perlu mengumpulkan bahan.

Dari referensi tersebut, Anda bisa menghasilkan artikel yang berkualitas, terpercaya, dan sesuai dengan karakter pembaca.

3. Artikel Panjang Lebih Bagus?

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa artikel yang bagus untuk blog adalah artikel yang panjang, minimal panjangnya 2.000 – 3.000 kata.

Benarkah demikian?

Tentu, artikel yang memiliki pembahasan yang mendalam bisa disebut sebagai artikel yang bagus. Akan tetapi, tidak semua artikel harus dibahas secara panjang dan lebar.

Dalam hal ini, Anda harus menyesuaikan dengan topik yang dibahas. Apakah topik tersebut perlu pembahasan lebih detail dan dalam atau tidak.

Jangan sampai Anda memaksakan target jumlah kata. Jika artikel cukup ditulis dengan 1.000 kata, Anda tak perlu memaksakan 1.000 kata lagi agar masuk target kata minimal.

Dengan memaksakan jumlah kata, pembahasan artikel cenderung diada-adakan. Anda mungkin memasukkan pembahasan yang sebenarnya tidak perlu. Hal ini justru akan merusak kualitas artikel.

Intinya, sama seperti konsep SEO, jumlah kata bukan sesuatu yang paten. Anda harus ingat tujuan Anda membuat artikel.

Tak perlu panjang dan lebar. Yang paling penting adalah artikel tersebut bisa menyalurkan informasi yang ingin disampaikan.

4. Copy Paste itu Haram!

Sebagai penulis blog, Anda pasti tak ingin artikel Anda dicomot begitu saja oleh orang lain bukan? Hal yang sama juga berlaku untuk orang lain.

Ingat, teknologi informasi memiliki sistem yang canggih. Copy paste adalah teknik curang yang tidak bisa dimaafkan, termasuk untuk mesin pencari. Ada sistem yang bisa apakah website memuat artikel original atau tidak.

Artikel copy & paste akan membuat reputasi blog atau website Anda menjadi turun. Hal ini jelas akan berdampak pada posisi blog di mesin pencari.

Jika Anda ingin blog Anda masuk di halaman pertama, jangan sampai Anda membuat artikel yang terdeteksi copy & paste.

5. Perhatikan Ejaan

Artikel yang Anda buat memang bukan ditujukan untuk dinilai oleh guru bahasa Indonesia. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan di sekolah.

Pengetahuan tentang ejaan digunakan agar artikel yang Anda buat mudah dipahami oleh pembaca. Hal ini juga sangat membantu untuk Anda yang sedang belajar cara membuat artikel.

Di sisi lain, dengan memperhatikan ejaan, Anda juga ikut andil dalam membiasakan diri berbahasa yang baik dan benar.

Jadi, orang-orang pun tak akan bingung lagi apakah kata di sekolah harusnya di-nya disambung atau dipisah.  

“Wah, ribet banget, dong kalau nulis artikel blog harus mikirin ejaan?”

Yap, salah satu di antara Anda mungkin akan berpikir demikian.

Anda tidak perlu memasukkan konsep PUEBI sekaligus. Hal-hal dasar saja sudah sebenarnya sudah cukup. Misalnya, tentang penulisan di, kapan kata tersebut harus dipisah atau digabung. Lalu, penggunaan huruf kapital dan tanda baca juga penting.

Di sini, saya akan memberikan sedikit contoh tentang penggunaan di yang harus digabung atau dipisah.

Kata di yang dipisah digunakan sebagai kata depan, artinya kata tersebut menunjukkan tempat.

Contoh:

  • Di rumah
  • Di depan
  • Di antara
  • Di mana

Hal tersebut juga berlaku untuk ke dan dari yang dipakai untuk kata depan.

Contoh:

  • Dari rumah
  • Dari depan
  • Dari mana
  • Ke rumah
  • Ke depan
  • Ke mana

Kemudian, aturan ejaan yang harus Anda perhatikan adalah berkaitan dengan huruf kapital.

Kenapa huruf kapital itu penting? Secara tidak langsung, huruf kapital juga bisa digunakan sebagai cara menghormati pembaca.

Kata Anda termasuk kata sapaan formal. Jadi, penulisannya selalu kapital.

Kalau Anda memiliki kata sapaan khusus untuk pembaca blog, Anda perlu menuliskannya dengan huruf awal kapital.

Terakhir, tanda baca juga berfungsi untuk memudahkan pembaca memahami maksud artikel yang dibuat. Beberapa tanda baca yang umum dipakai adalah tanda titik, koma, tanya, perintah, dan petik.

Setidaknya, Anda tidak salah dalam menggunakan tanda baca umum tersebut.

Cara Membuat Artikel yang Menarik untuk Dibaca

cara membuat artikel blog yang menarik

Lima poin sebelumnya adalah penjelasan penting yang wajib Anda pahami. Tanamkan mindset di atas jika Anda ingin membangun blog atau menjadi penulis artikel web.

Langkah selanjutnya adalah belajar bagaimana menciptakan artikel yang baik sekaligus menarik untuk dibaca. Berikut tahapan yang harus Anda lakukan.

1. Buat Kerangka Tulisan

Jika sudah sampai di pembahasan ini, itu berarti Anda telah menyelesaikan proses menentukan topik dan keyword. Anda bisa langsung ke tahap penulisan.

Bagian tersulit dari membuat artikel adalah memulai menulis.

Seperti apa kalimat pembuka yang bagus?

Bagaimana cara membuat pembaca tertarik untuk membaca artikel secara lengkap?

Agar tidak berlarut-larut dalam pertanyaan tersebut, cobalah untuk membuat kerangka karangan.

Asal Anda tahu, membuat kerangka menjadi bagian terpenting dalam penulisan artikel. Agar ide tulisan atau topik tersusun dengan urutan berpikir yang runtut, kamu perlu membuat kerangka.

Anda bisa membuat semacam mind mapping. Tentukan poin-poin apa yang ingin dibahas. Lalu, kaitkan poin-poin tersebut menjadi satu artikel yang utuh.

Untuk memudahkan menyusun kerangka karangan, Anda butuh riset. Kumpulkan bahan tulisan sebanyak mungkin. Baca, pahami, dan buat artikel dengan gaya dan sudut pandang Anda.

Kerangka karangan akan memudahkan Anda dalam mengembangkan artikel. Pembahasan artikel pun lebih terstruktur dan jelas.

Jika selama ini Anda jarang membuat kerangka, cobalah untuk membuatnya. Anda akan merasakan perbedaannya. Menulis artikel dengan berpedoman pada kerangka karangan akan lebih mudah.

2. Kembangkan Tulisan dengan Paragraf Pendek

Saat kerangka karangan selesai, saatnya mengembangkannya dengan menyusun paragraf. Nah, seperti apa paragraf yang baik untuk artikel website?

Gunakan paragraf pendek.

Dalam membuat artikel untuk blog atau website, Anda harus melupakan paragraf yang baik menurut guru bahasa Indonesia.

Mengapa?

Karena karakteristik pembaca buku berbeda dengan karakteristik pembaca website.

Saat membaca buku, terutama novel, pembaca membaca kata per kata. Mereka melakukannya untuk mendapatkan informasi yang utuh dari novel atau teks yang dibaca.

Berbeda dengan ketika membaca artikel blog, pembaca cenderung ingin mendapatkan informasi yang cepat. Paragraf pendek membantu mereka mendapatkan informasi dengan cepat.

Lagipula, paragraf dengan kalimat yang panjang dan berbaris-baris akan membuat pembaca malas untuk membaca lebih jauh. Jadi, pastikan Anda membuat paragraf yang pendek-pendek, ya. Paling maksimal adalah tiga baris.

3. Susun Tulisan secara Sistematis

Meskipun sudah menyusun kerangka karangan, Anda tetap perlu membaca ulang. Pastikan Anda mendahulukan poin yang paling penting di awal.

Konsep piramida terbalik cukup efektif untuk cara membuat artikel di blog. Konsep ini mendahulukan hal-hal penting, kemudian menambahkan poin-poin yang melengkapi di akhir pembahasan.

Penekanan seperti ini juga bisa membantu pembaca untuk lebih mudah memahami tulisan Anda.

4. Tentukan Judul yang Menarik, tetapi Jangan Clickbait

Mengapa judul ditentukan terakhir?

Ternyata, ada alasan mengapa Anda disarankan untuk membuat judul di akhir.

Alasan pertama, judul artikel website harus menarik, kalau bisa langsung menggugah keinginan pembaca untuk mengeklik artikel Anda.

Jika Anda memikirkan judul di awal, waktu Anda akan habis hanya untuk membuat judul yang menarik. Sementara, progres tulisan belum sampai ke mana pun.

Oleh karena itu, disarankan untuk membuat judul terakhir. Di awal, yang penting Anda sudah memiliki topik untuk dikembangkan.

Alasan kedua, membuat judul di akhir bisa membuat Anda lebih mudah memilih kata-kata.

Setelah artikel selesai, Anda akan lebih paham tentang konten artikel yang baru saja dibuat. Semakin paham Anda dengan konten Anda, semakin mudah Anda dalam membuat judul.

Ingat, meskipun dituntut harus menarik, judul tidak boleh clickbait. Apa yang tertulis di judul harus sama seperti apa yang ada di dalam artikel.

Hindari membuat judul clickbait seperti:

Fakta Menarik tentang Budaya Indonesia, Nomor 4 Paling Mengagumkan

Mengapa tidak boleh?

Karena kagum, senang, indah, semuanya adalah kata sifat. Mengagumkan menurut kita belum tentu mengagumkan untuk orang lain. Jadi, jika orang lain tidak kagum dengan penjelasan yang ada di nomor 4, Anda sama saja sudah membohongi pembaca.

Anda hanya perlu membuat judul yang mewakili isi artikel dan menarik. Tak perlu melebih-lebihkan.

5. Lengkapi dengan Gambar

Kehadiran gambar atau foto akan membuat tulisan Anda lebih sempurna.

Gambar bisa berfungsi sebagai ilustrasi. Gambar bisa menjelaskan apa yang tidak bisa dijelaskan oleh tulisan.

Di sisi lain, dengan adanya gambar, pembaca juga tidak akan bosan membaca artikel website yang rata-rata cukup panjang.

Jadi, kehadiran gambar atau foto sangat penting untuk artikel Anda. Di sini, Anda perlu menambahkan gambar yang sesuai dengan topik.

Lalu, dari mana Anda bisa mendapatkan gambar untuk website Anda?

Jika Anda bisa memproduksi gambar sendiri, pakailah gambar milik sendiri. Akan tetapi, jika Anda tidak bisa melakukannya, cukup ambil dari website penyedia gambar.

Di internet, ada banyak sekali website gambar gratis, seperti Pixabay, Freepik, Flickr, dan masih banyak lagi. Anda bisa memanfaatkan situs tersebut.

Jika gambar yang sesuai tidak bisa ditemukan di situs-situs penyedia gambar yang gratis, Anda juga bisa mengambil dari situs website lainnya. Pastikan Anda mencantumkan sumber gambar, ya!

Meskipun begitu, terkait gambar, sebaiknya Anda mendahulukan gambar-gambar yang tidak mengandung hak cipta, yakni yang bisa didapatkan di situs-situs penyedia gambar secara gratis.

Jika memang tidak ada, barulah Anda bisa mengambil gambar dari blog atau website lain.

6. Jangan Lupa Proses Editing

Setelah artikel selesai, jangan buru-buru untuk mengeklik “publish”. Anda masih butuh proses editing.

Baca sekali lagi untuk melihat apakah ada typo atau kalimat yang susah dipahami. Perbaiki semua kesalahan ketik. Jika Anda masih merasa ada kalimat yang ambigu, Anda juga harus memperbaiki kalimat tersebut.

Lalu, baca satu kali lagi untuk memastikan bahwa artikel Anda sudah bagus dan layak untuk terbit. Ini adalah proses finishing dari pekerjaan menulis yang panjang.

Pastikan Anda melakukan editing dengan teliti. Jika perlu, Anda pun bisa meminta bantuan teman Anda untuk mengecek tulisan Anda.

Setelah Anda merasa bahwa artikel sudah cukup bagus, barulah Anda bisa mempublikasikannya.

Cara Membuat Artikel yang Original dan Berkualitas

cara membuat artikel blog yang bagus

Adakah teknik untuk membuat artikel original dan berkualitas yang mudah?

Tentu saja ada.

Caranya pun gampang gampang susah. Akan menjadi gampang kalau Anda sudah terbiasa, dan  susah apabila Anda baru pertama kali mencoba.

Pernah mendengar tentang teknik amati, tiru, dan modifikasi?

Yap, teknik ini sering disingkat dengan teknik ATM.

Tak hanya berlaku untuk mencari ide usaha, teknik ATM juga berlaku untuk membuat artikel website.

Cara membuat artikel yang bagus bisa dimulai dengan mengamati, meniru, kemudian memodifikasi. Jadi, artikel tidak sama persis dengan beberapa artikel sumber, tetapi ada modifikasi untuk menambahkan kekhasan Anda.

Mari kita simak informasi selengkapnya.

1. Amati

Kalau memang ingin menjadi penulis yang baik, Anda harus banyak membaca. Ini bukan cara klasik, melainkan sebuah fakta.

Jika hanya sedikit yang Anda baca, tangki wawasan Anda tidak akan penuh. Itu berarti Anda pun tak bisa membagikannya untuk orang lain.

Membaca ibarat mengisi tangki. Semakin banyak bacaan yang dibaca, tangki pun akan semakin penuh. Anda bisa memberikannya pada siapapun.

Dalam teknik ATM untuk menulis artikel, fase amati adalah riset.

Yap, Anda harus mengumpulkan banyak tulisan dengan topik yang sama. Lakukan research mendalam untuk benar-benar memahami topik tersebut.

2. Tiru

Setelah membaca berbagai artikel, lengkap dengan alur dan sudut pandang yang dipakai oleh penulis masing-masing artikel, saatnya untuk meniru konsep mereka.

Fase meniru ini bukan copy paste, ya!

Anda harus membuat artikel yang lebih baik dan lebih lengkap dari artikel yang sudah Anda riset.

Dalam hal ini, Anda mungkin bisa meniru dari sisi isi. Akan tetapi alur dan sudut pandang bisa Anda buat sendiri.

3. Modifikasi

Lanjut ke fase kerja cerdas.

Pada fase modifikasi, Anda tidak boleh asal rewrite artikel.

Setelah alur dan sudut pandang sudah ditentukan, saatnya menambahkan sebuah unique point. Dari banyaknya artikel serupa di internet, apa yang membuat artikel Anda wajib dibaca? Temukan jawabannya, lalu formulasikan pada tulisan Anda.

Penutup

Selamat!

Anda telah menyelesaikan 2.500+ kata bertema cara membuat artikel untuk blog dan website.

Apa yang Anda rasakan?

Jika artikel ini cukup membantu dan Anda tidak merasa bosan membacanya, itu berarti saya berhasil membuat artikel yang bagus.

Sebaliknya, jika Anda merasa artikel ini masih membosankan, artinya saya masih gagal.

Ayo buat yang lebih bagus lagi. Ini adalah tantangan untuk kita semua. Menyerah berarti Anda tidak percaya diri dengan potensi yang Anda miliki.

Ingat, belajar adalah proses seumur hidup. Jika Anda yakin bisa membuat artikel yang bagus, mari terus mencoba. Selama kita belajar dengan sungguh-sungguh, kita pasti akan mendapatkan hasil yang juga sesuai.

Saya pun masih terus belajar bagaimana cara membuat artikel yang bagus. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua. 

Tinggalkan komentar