Cara Membuat Press Release yang Efektif untuk Pemula

Cara Membuat Press Release

Anda memiliki bisnis startup dan ingin dikenal khalayak melalui siaran pers? Jika begitu, satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah dengan menerbitkan press release.

Namun, permasalahannya adalah media tidak akan sembarangan menerbitkan tulisan dari sebuah perusahaan atau organisasi. Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi agar press release tersebut layak diterbitkan.

Lantas bagaimana sih cara membuat press release yang baik dan benar? Yuk simak panduan cara membuat contoh press release produk maupun siaran pers lainnya berikut ini.

Cara Membuat Press Release

Cara membuat press release bisa dibilang gampang-gampang susah. Tidak rumit, hanya saja ada ketentuan dan klasifikasi tersendiri.

Meskipun tidak sesulit yang dibayangkan, ada beberapa step dan prosedur untuk menyusun sebuah siaran pers agar bisa diterbitkan oleh media massa. Berikut teknik penyusunan press release yang bisa Anda ikuti:

Temukan dan Catat Pesan Dasar / Intisari Berita

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mencatat informasi penting yang ingin disampaikan dalam siaran pers. Dengan kata lain, Anda harus tahu apa topik atau tema dari press release tersebut. Apakah untuk keperluan launching produk, event, kegiatan, dll.

Setelah menemukan topiknya, Anda juga bisa langsung menentukan judul siaran. Perlu diingat bahwa pembuatan judul juga harus diperhatikan.

Buatlah judul yang unik dan eye-catching sehingga dapat menarik minat pembaca. Dari sini, Anda dituntut untuk kreatif dan fleksibel dengan perkembangan jaman.

Setelah judul, Anda juga bisa menambahkan sub judul yang sesuai dengan tema siaran. Tapi, ini opsional saja.

Gunakan Metode Umum-Khusus

Melalui metode ini, Anda bisa memasukkan informasi yang umum terlebih dahulu sebelum menyampaikan inti berita. Misalnya, sampaikan informasi mengenai waktu dan lokasi acara serta siapa saja yang terlibat, dan lain-lain.

Untuk paragraf berikutnya Anda bisa masukkan penjelasan detail mengenai inti dari siaran pers tersebut. Paragraf ini bisa dikatakan sebagai intisari berita, yakni tujuan dibuatnya press release.

Tentu isi dari bagian inti akan berbeda-beda, tergantung pada jenis press release itu sendiri. Jka siaran pers mengenai launching produk, maka isinya tentang apa produk yang diluncurkan dan apa kelebihannya.

Jika siaran pers mengenai event atau kegiatan maka bisa digambarkan acara apa dan seperti apa pelaksanaannya. Selain itu, penting juga memasukkan kutipan langsung yang disampaikan oleh orang yang terlibat dalam berita tersebut. Hal ini dilakukan agar siaran pers tidak terkesan fiktif atau mengada-ada.

Di samping menggunakan metode ini, Anda juga bisa menerapkan metode sebaliknya, yakni khusus-umum atau piramida terbalik. Tapi, biasanya kebanyakan press release menggunakan metode umum khusus ini.

Terapkan Format 5W+1H

Seperti membuat tulisan di media massa pada umumnya, format 5W+1H juga wajib Anda terapkan untuk membuat news lead di siaran pers. Dengan menggunakan teknik ini, maka informasi yang akan disampaikan bisa runtut dan tertata.

Sekedar flash back saja, berikut format press release 5W+1H yang bisa Anda gunakan:

  • What/apa: berisi info mengenai apa yang hendak disampaikan.
  • When/kapan: berisi informasi mengenai waktu atau kapan kegiatan berlangsung.
  • Where/dimana: berisi informasi mengenai tempat atau dimana kegiatan tersebut dilakukan.
  • Who/siapa: memberi info mengenai siapa saja yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
  • Why/mengapa: membahas tentang mengapa kegiatan tersebut dilaksanakan.
  • How/bagaimana: menceritakan secara detail bagaimana kegiatan tersebut berlangsung.

Sertakan Ilustrasi yang Menarik

Banyak contoh press release kegiatan atau press release event yang melampirkan ilustrasi berupa gambar-gambar yang menarik. Ya, hal ini cukup penting karena gambar merupakan salah satu metode engaging yang paling ampuh.

Jangan lupa untuk menggunakan gambar yang berkaitan dengan topik siaran yang akan dipublikasikan. Secara tidak langsung, gambar akan memperkaya informasi yang hendak disampaikan.

Penggunaan gambar juga akan semakin mengundang pembaca untuk penasaran terhadap siaran pers.

Cantumkan Contact Person

Cara membuat press release selanjutnya adalah dengan melampirkan nomor kontak Anda.

Adalah wajib untuk melampirkan contact person Anda sebelum dikirimkan ke media. Hal ini dilakukan agar pihak editor bisa dengan mudah menghubungi Anda ketika ada kekeliruan.

Biasanya nomor telepon dicantumkan pada bagian akhir press release disertai nama penulis, email dan jabatan di perusahaan.

Cek & Ricek

Apakah press release Anda sudah selesai disusun? Eits, bukan berarti cara membuat press release sudah selesai ya.

Jangan lupa untuk mengecek kembali tulisan tersebut. Baik dari ejaan, maksud penulisan, penulisan nama, angka, dan lain-lain.

Pastikan tidak ada typo atau bahkan salah penulisan nama atau gelar. Dan juga, pastikan press release tidak mengandung kalimat janggal yang mengundang kontroversi.

Meskipun ada editor media yang akan melakukan screening tulisan Anda, tak ada salahnya Anda meminimalisir kesalahan dari awal. Karena biasanya kekeliruan kecil justru bisa berakibat fatal.

Lakukan Konfirmasi kepada Pihak yang Berkaitan

Saat press release sudah selesai dibuat dan diperiksa, selanjutnya Anda perlu melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Hal ini bertujuan untuk mengonfirmasi kebenaran informasi yang disampaikan.

Anda bisa melakukan konfirmasi dengan atasan. Jika perlu, mintalah kritik dan saran untuk memperbaiki tulisan. Tak hanya itu, Anda juga sebaiknya mengecek dengan pihak lain di luar perusahaan yang terlibat dalam siaran pers tersebut.

Selain mengikuti beberapa langkah di atas, Anda juga perlu memperhatikan sejumlah prinsip press release yang baik dan benar, yakni sebagai berikut:

  • Unik, yaitu mengandung konten yang unik dan membuat penasaran bagi pembaca.
  • Relevan, maksudnya gunakan media massa yang relevan dengan perusahaanmu atau dengan siaran pers yang hendak dipublikasikan.
  • Memiliki nilai plus, yaitu dengan memberikan manfaat lebih bagi pembaca dibanding hanya sekedar beriklan dan membanggakan produk.
  • Usahakan membuat press rilis yang layak di-copy paste.
  • Upayakan hemat jargon dan meminimalisir kata sifat.

Bagaimana? Tidak sulit bukan? Anda bisa kok mulai mencoba cara membuat press release sendiri.

Baca juga: Contoh Press Release Produk Baru

Terapkan seluruh step di atas dan mintalah partner kerja untuk mereview siaran pers buatanmu. Selamat mencoba.

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar