fbpx

Blog

Bisnis Model Canvas

Bisnis model canvas (BMC) merupakan suatu hal yang masih terdengar asing di telinga. Secara sederhana, BMC merupakan sebuah alat representasi untuk menggambarkan...

Written by Saung Writer · 4 min read >
Bisnis Model Canvas

Bisnis model canvas (BMC) merupakan suatu hal yang masih terdengar asing di telinga. Secara sederhana, BMC merupakan sebuah alat representasi untuk menggambarkan alur sebuah bisnis secara ringkas. Metode ini diperkenalkan dengan tujuan menghindari keharusan pembuatan business plan yang panjang dan rumit.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Bisnis Model Canvas

Pada dasarnya, BMC merupakan sebuah bentuk penyederhanaan proposal bisnis yang ditujukan untuk enterpreneur pemula. Mengapa? Sebab, bagi pebisnis baru, membuat perencanaan bisnis yang panjang lebar cukup menyulitkan. Lantas, apa sebenarnya tujuan dari pembuatan BMC sendiri?

  1. Memudahkan enterpreneur untuk menentukan alur bisnis yang ditekuni mulai dari segmen paling dasar.
  2. Meringkas perencanaan bisnis dalam bentuk yang lebih padat.
  3. Sebuah proposal model baru untuk mendapatkan investasi bisnis.
  4. Sebagai media justifikasi atas potensi bisnis yang hendak ditekuni.

Elemen-Elemen Business Model Canvas

Lantas, apa saja elemen yang harus terdapat dalam proposal bisnis model canvas? Terdapat sembilan pilar utama dalam business model canvas di mana merangkum secara lengkap tentang bidang bisnis terkait:

1) Costumer Segment / Segmentasi Konsumen

Di pilar pertama dari BMC, hal yang dibahas adalah tentang segmentasi konsumen atau pasar yang dituju. Dalam elemen ini, perlu dijelaskan secara mendetail siapa saja yang potensial untuk menjadi konsumen dari bisnis tersebut. Dapat pula disertakan alasan mengapa target merupakan konsumen potensial.

2) Value Propositions / Proposisi Nilai

Pilar kedua berisi tentang nilai atau tepatnya keunggulan dari bisnis terkait. Apa yang membuatnya berbeda dan lebih menarik dibandingkan bidang bisnis lain. Dalam penyusulan value propositions, penting untuk mengutamakan pembahasan inovasi yang ditawarkan dalam bisnis tersebut.

3) Channel / Jalur

Jalur dalam pilar ketiga lebih mengacu pada media promosi yang hendak digunakan untuk memasarkan bisnis itu. Tentu saja, taktik promosi menjadi faktor penting dalam kesuksesan usaha. Jadi, dalam elemen bisnis model canvas kali ini akan dijelaskan rinci metode pemasaran yang efektif.

4) Costumer Relationships / Hubungan dengan Pelanggan

Bagaimana cara menjaga hubungan baik sekaligus mempertahankan loyalitas konsumen merupakan elemen selanjutnya dalam business model canvas. Di pilar ini, perlu diuraikan secara terperinci perihal strategi jitu agar konsumen tidak berpindah kepada kompetitor.

5) Revenue Stream / Aliran Pendapatan

Elemen kelima berkaitan dengan pendapatan bisnis. Revenue stream terbagi menjadi cost atau pendanaan dan revenue atau pendapatan. Dengan kata lain, di sini dijelaskan mengenai sumber asal modal dan objek yang berpotensi menghasilkan keuntungan.

6) Key Activities / Kegiatan Kunci

Pilar ini berhubungan dengan pilar kedua, yakni value propositions. Aktivitas apa yang dapat menciptakan nilai unggul terhadap perusahaan? Dalam pilar key activities, perlu dijabarkan perihal kegiatan yang efektif dalam meningkatkan nilai bisnis.

7) Key Resources / Sumber Daya Utama

Catatan aset perusahaan secara lengkap perlu dijelaskan dalam elemen ini. Penulisannya perlu berhati-hati karena berpotensi tertukar dengan pilar revenue stream karena kemiripan poin. Material produk, sarana dan prasarana merupakan contoh elemen yang wajib tercatat.

8) Key Partnership / Mitra Kunci

Salah satu kunci kesuksesan bisnis adalah menjalin kemitraan atau kerja sama. Pada elemen bisnis model canvas key partnership, dijabarkan tentang siapa saja yang potensial untuk menjalin kemitraan atau telah sukses mencapai kesepakatan kerja sama.

9) Cost Structure / Struktur Pembiayaan

Pilar terakhir cukup menjebak di mana berisi tentang keterangan detail kebutuhan pendanaan untuk seluruh aktivitas bisnis. Bukan sumber asal modal atau ketersediaan sumber daya, melainkan kalkulasi biaya keseluruhan kegiatan.

Cara Pembuatan Business Model Canvas

Lantas, bagaimana cara untuk menyusun bisnis model canvas agar memenuhi kesembilan elemen penting tersebut? Hanya ada 2 tahapan dalam penyusunan business model canvas yang menguatkannya sebagai sebuah proposal bisnis sederhana.

1. Menyusun Kuesioner

Apa maksudnya dengan menyusun kuesioner atau daftar pertanyaan? Ini adalah tahapan pertama di mana pertanyaan-pertanyaan penting yang mengacu pada masing-masing pilar disusun. Tujuannya, tentu mempermudah pengisian elemen-elemen BMC sebab hanya perlu menjawab kuesioner yang telah dirangkai sebelumnya. Seperti apa poin-poin pertanyaan yang tepat untuk dijadikan landasan business model canvas?

PilarContoh Kuesioner
Segmentasi KonsumenSeperti apa karakteristik individu yang potensial menjadi konsumen?
Proposisi NilaiApa daya tarik utama produk dibandingkan dengan kompetitor sekaligus keunikannya?
JalurBagaimana metode pemasaran yang paling efektif untuk mengenalkan produk kepada calon konsumen?
Hubungan dengan PelangganBagaimana cara untuk menjalin hubungan baik dengan konsumen dan memastikan loyalitas mereka?
Sumber PendapatanApa saja sumber modal yang dimiliki dan potensi modal yang ada?
Aktivitas KunciBagaimana cara agar target perusahaan dapat tercapai?
Sumber Daya UtamaApa saja aset yang telah dimiliki atau wajib untuk segera disediakan demi kemajuan bisnis?
Mitra KunciSiapa saja yang telah atau berpotensi menjadi pendukung bisnis?
Struktur PembiayaanBerapa jumlah total dana yang perlu dikucurkan agar semua aktivitas bisnis dapat tereksekusi dengan baik?

2. Penyusunan Pilar Berdasarkan Kuesioner

Tahapan kedua dalam bisnis model canvas adalah mulai menyusun elemen-elemen dengan menjadikan kuesioner yang telah dibuat sebelumnya sebagai acuan. Tentu, jawaban dalam masing-masing pilar berbeda, tergantung pada bisnis yang digeluti. Sebagaimana telah disinggung sebelumnya, penyusunan elemen akan lebih mudah dan singkat jika sepenuhnya menjadikan kuesioner sebagai pedoman.

Bisnis Model Canvas Template

Bisnis Model Canvas Template
Contoh Template

Contoh Business Model Canvas

Berikut ini merupakan sebuah contoh business model canvas yang dapat diterapkan :

Bisnis Model Canvas Kafe Kopi Kulo

Segmentasi Konsumen

Target konsumen merupakan generasi millennial dengan rentang usia 15-40 tahun.

  • Pelajar.
  • Mahasiswa.
  • Pegawai.

Proposisi Nilai

  • Kopi Kulo menyediakan kopi aneka varian yang kekinian dengan cita rasa otentik dan bahan baku berkualitas terbaik.
  • Kopi Kulo merupakan kafe yang nyaman untuk menghabiskan waktu luang.

Jalur

  • Sosial media
  • Bazaar instansi.
  • Karnaval kuliner.
  • Aplikasi pengantaran makanan daring.

Hubungan dengan Pelanggan

  • Memberikan diskon 50% untuk pembelian kedua.
  • Promo gratis satu cup Kopi Kulo varian tertentu dengan membeli dua cup kopi.
  • Harga promo untuk event tertentu seperti karnaval kuliner dan bazaar.
  • Promo khusus untuk pembelian melalui aplikasi pengantaran makanan daring.

Sumber Pendapatan

  • Modal pribadi pemilik Kafe Kulo.
  • Investasi pihak ketiga.
  • Penjualan per cup Kopi Kulo.
  • Penjualan menu pendamping Kopi Kulo.
  • Sistem bagi hasil melalui kerja sama dengan pedagang yang menitipkan produk di Kopi Kulo.

Aktivitas Kunci

  • Membeli biji kopi kualitas terbaik dari petani.
  • Menggunakan bahan-bahan pendamping yang berkualitas.
  • Memberikan pelayanan terbaik, cepat dan ramah.
  • Mempertahankan kualitas rasa dari produk-produk yang ditawarkan dari Kopi Kulo.

Sumber Daya Utama

  • Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
  • Mesin espresso otomatis.
  • Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
  • Suplaier bahan dan alat pelengkap.

Sumber Daya Utama

  • Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
  • Mesin espresso otomatis.
  • Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
  • Suplaier bahan dan alat pelengkap.

Sumber Daya Utama

  • Lokai penjualan yang strategis, dekat dengan instansi dan lembaga pendidikan.
  • Mesin espresso otomatis.
  • Petani kopi dengan kualitas biji kopi terbaik.
  • Suplaier bahan dan alat pelengkap.

Mitra Kunci

  • Petani kopi.
  • Suplaier bahan.
  • Penyelenggara event festival kuliner.
  • Influencer.

Struktur Pembiayaan

  • Penyediaan alat.
  • Penyediaan lokasi kafe.
  • Penyediaan bahan baku.
  • Biaya promosi (pembukaan, festival kuliner, pekan promosi, dan promo kerja sama).

Business Model Canvas Sebuah Proposal Penting

Melalui ulasan perihal pengertian, elemen, cara pembuatan serta contoh dari business model canvas di atas, tidak dapat dipungkiri perihal nilai pentingnya dalam sebuah bisnis. Banyak manfaat yang didapatkan melalui penerapan BMC ini :

  • Bisnis dapat berjalan sesuai lajur yang ditentukan dan mendapatkan hasil sesuai harapan.
  • Semua pihak yang terlibat memiliki porsi yang jelas dalam pengelolaan dan pengembangan bisnis.
  • Target dapat dicapai lebih cepat.
  • Ekspansi usaha lebih mudah.
  • Kontrol pemilik terhadap bisnis lebih kuat.

Dengan sederet manfaat nyata yang ditawarkan, tentunya tidak ada alasan untuk tidak menyusun business model canvas dalam sebuah perintisan usaha. Terutama bila mengingat BMC sendiri lebih ringkas bila dibandingkan dengan proposal bisnis yang rumit. Anda dapat menyusun sendiri BMC tanpa bantuan tenaga profesional.

Bisnis model canvas merupakan sebuah dokumen penyederhanaan dari perencanaan usaha yang biasanya menjadi momok bagi para enterpreneur. Melalui penerapan BMC, para usahawan, terutama pebisnis pemula, dapat menentukan prioritas, langkah, dan masa depan usaha yang digeluti dengan lebih mudah.

Written by Saung Writer
Jika anda membutuhkan jasa penulis artikel SEO bisa segera hubungi kami :) Profile
Freelance Happy

Memanajemen Waktu Penulis

Saung Writer in Blog
  ·   4 min read
Membuat Konten Berkualitas

Cara Membuat Artikel

Saung Writer in Blog
  ·   6 min read
cara membuat website gratis

Cara Membuat Website

rama in Blog
  ·   6 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Halo, Ada yang bisa dibantu?
Halo,
Ada yang bisa dibantu?
Powered by